Awalnya dari hobi. Sampai akhirnya serius ditekuni sebagai atlet berkuda. Griselda Karrim akrab disapa Grisel (13), kian menoreh prestasi. Kini di ajang kejuaraan berkuda di JJ All Star beberapa hari lalu, dua katagori berhasil dimenangkannya sebagai juara 1 dan juara 2.
Jakarta – Kemenangan diraih Griselda Karrim (13) di ajang perlombaan berkuda JJ All Star, kian mengukuhkan dirinya sebagai atlet cilik berprestasi. Ia pun berharap pemerintah dapat mewujudkannya di tingkat Internasional.
Grisel seolah telah menyatu dengan tunggangan kudanya selama ini. Kuda yang diberi nama Stelia, mampu melewati berbagai rintangan dengan ketinggian 60 cm.
Tampak diatas punggung kuda, Grisel yang berada dibawah naungan Shine Equestrian, mampu melewati rintangan perlombaan berkuda. Seolah tubuhnya begitu menempel dengan punggung Shine, sampai hentakan dan jumping yang dilakukan kudanya, mampu dilakukannya dengan baik.
Tepuk tangan membahana di area perlombaan, yang berada di JJ ridingscool, sawangan Depok, yang merupakan lokasi sekolah atlet berkuda itu.
Grisel begitu menunjukkan kebolehannya sebagai atlet berkuda. 21 kali naik podium, dicapainya dengan juara dalam berbagai ajang perlombaan. Tak ayal pemilik tinggi 155 cm dengan bobot 38 Kg ini, menjadi kebanggaan tersendiri pihak sekolah dan keluarga besarnya.

Diakui Grisel yang memiliki tubuh mungil, gemblengan keras yang dilaluinya sebagai atlet, justru menjadi semangat berprestasi. Tak kenal lelah, menjadi cara Grisel menguatkan mimpi anak kelima dari enam bersaudara ini.
Bagi Grisel, banyak harapannya bisa berprestasi di kancah Internasional. Namun hal itu harus dilaluinya, dengan melanjutkan sekolah berkuda di luar negeri.
Dengan prestasi yang kini telah ditoreh, berharap peran pemerintah mampu mewujudkan impiannya itu. Setidaknya lewat perusahaan yang menjadi mitra pemerintah, untuk mencetak atlet berprestasi di lingkup dunia Internasional.
