Tak terlihat gurat lelah diwajahnya. Padahal begitu banyak aktifitas kegiatan yang dilakukan setiap hari. Ajeng akrab pemilik nama lengkap Ajeng Utami Djayadikarta (43), berbagi cerita sampai akhirnya kini menduduki posisi sebagai Vice President di salah satu group hotel di Indonesia yang berkantor di Jakarta.
Jakarta – Jalan karir yang dilalui, dilewatinya dengan suka cita. Sampai akhirnya kini, Ajeng Utami Djayadikarta (43) yang akrab disapa Mommy Ajeng, menikmati hasil dari perjuangan sebagai wanita mandiri sejak usia muda.
Tatapan tajam matanya, memberi kesan ketangguhannya dalam mengejar impian. Sesuai prinsip hidupnya, pantang menyerah dan tetap semangat melakukan hal apapun.
Tak ayal suatu sore di sebuah Cafe daerah Jakarta Selatan, Ajeng mengisahkan bagaimana perjuangannya merentas karir, sampai akhirnya kini menduduki posisi sebagai Vice President di salah satu group hotel di Indonesia yang berkantor di Jakarta.
“Jangan melihat saya sekarang. Karena butuh perjuangan luar biasa,” papar ibu dua anak ini.
Bagi Ajeng, konsentrasi sebagai ibu dan istri, membuatnya kini lebih fokus pada keluarga. Namun tidak meninggalkan urusan pekerjaan, dengan pembatasan waktu tidak seperti dulu lagi.

“Menikmati hidup bersama keluarga (suami dan dua anak) sungguh menyenangkan. Selain memanjakan diri dengan berenang dan Pilates,” ujar Ajeng tersenyum manis
*Fokus Pada Pekerjaan*
Tak terasa usianya kini telah 43 tahun. Namun seluruh rangkaian perjalanan waktu yang dilewatinya, Ajeng menegaskan selalu bersyukur dengan segala yang diperoleh.
Bahkan, dibalik kegitannya itu, Ajeng pun tidak membiarkan kesehatan badannya. Ia tetap selalu memanjakan diri, dibalik rejeki yang diperoleh. Salah satu melakukan face and body treatment dan rutin mengkonsumsi herbal.
Sungguh kian terpancar aura kecantikannya. Hal ini dianggapnya, sebagai bagian menyukuri nikmat yang diberikan Sang Pencipta.
“Sejak muda dan sampai saat ini, saya tidak bergantung pada orang lain. Saya berdiri di kaki sendiri apapun masalahnya,” papar Ajeng.
Atas dasar prinsipnya itu, Ajeng menekankan pentingnya hidup mandiri, dan peran uang dalam kehidupan manusia. Karena di dunia ini, dengan uang mampu mengubah pandangan orang lain terhadap seseorang.

Meski hasil yang diperoleh tidak sebanding dengan kerja kerasnya. Tetap disyukurinya. Termasuk mengkoreksi diri jika langkah yang dilakukan ada yang salah.
“Pedoman hidup saya, tidak mendramatisir masalah. Fokus bagaimana menghadapi masa yang akan datang, mengacu pada kesalahan di masa lalu. Selain itu, selalu meng upgrade diri dengan ilmu baru. Agar pengetahuan makin bertambah,” ungkap Ajeng.
Mendengar karakter pribadinya itu, begitu sempurna sosok Ajeng dimata penulis. Baik sebagai wanita karir dan istri dan ibu dari dua anak.
Begitu juga respon positip dari pihak yang berhubungan dengannya. Karena pengalaman dan di bidang perhotelan. Ajeng ditunjuk salah satu Badan Pemerintahan Indonesia, menjadi kepala di setiap kegiatan rapat kerja rutin, yang diadakan di beberapa hotel di Indonesia.
“Ditahun 2007 sempat banting stir dari hotel di Bandung ke bank. Baru ditahun 2011, saya dipercaya sebagai Vip Loyalty Manager di hotel bintang 5 di Bandung yang baru pre-opening. Barulah tahun 2016, saya mulai menjadi Director Of Sales marketing di salah satu hotel bintang 5 di Jakarta,” kenang Ajeng.

Kepiawiannya menangani berbagai lingkup kerja perhotelan, karir Ajeng kian melejit. Puncaknya kini, Ajeng menempati posisi sebagai Vice President di salah satu Group Hotel di Jakarta.
Meski demikian, banyak pihak melirik Ajeng terlibat di bidang kegiatan lainnya. Seperti rumah produksi film yang tengah menggarap film layar lebar, meminta Ajeng sebagai Owner Representative (wakil dari pemilik rumah produksi), serta dipercaya menduduki posisi penting di beberapa bidang lainnya yang sedang dijalankannya.
